Kapolri Minta Sabu 1 Ton Diawasi Ketat Sebelum Dimusnahkan

jAKARTA, detik.city – Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian meminta jajarannya untuk menjaga ketat satu ton sabu yang disita pada Kamis (15/7/2017) lalu agar tidak disalahgunakan.

“Pertama saya sudah minta Pak Kapolda dan Propam untuk mengawasi barang bukti di tempat khusus supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” kata Tito di Polda Metro Jaya, Kamis ini.
Tito juga meminta agar barang bukti itu disisir lagi sebelum dimusnahkan. Pemusnahan nantinya akan dilakukan terbuka dengan mengundang instansi terkait.

“Saya minta pemusnahan dengan mengundang pihak eksternal, diuji labfor, terbuka, setelah itu undang pihak terkait untuk menunjukkan transparansi barang bukti ini tidak akan disalahgunakan,” kata dia.

Polisi menggagalkan penyelundupan sabu seberat satu ton saat masuk melalui Dermaga eks Hotel Mandalika di Jalan Anyer Raya, Serang, Banten, pada Kamis pekan lalu. Sabu tersebut dikemas dalam 51 kotak teh cina dan dimasukkan ke dalam karung.

Sindikat dari Taiwan yang menyelundupkan sabu itu berjumlah sembilan orang, satu di antaranya tewas ditembak karena melawan petugas saat akan ditangkap.

 

 

sumber dari kompas.com